Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat nilai-nilai Pancasila pada peserta didik. Pada hari Kamis, 16 Januari 2025, SDN Banjar Timur I melaksanakan kegiatan P5 untuk Fase B dengan tema “Bhinneka Tunggal Ika”. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan semangat kebhinekaan kepada siswa sekaligus memperkenalkan keunikan budaya daerah, dalam hal ini budaya Madura.
![]() |
| Pelaksanaan P5 fase B |
Tujuan
P5 Tema “Bhinneka Tunggal Ika”
Pelaksanaan P5 dengan tema “Bhinneka
Tunggal Ika” dengan judul “Mengenal Kebudayaan Madura” untuk Fase B (kelas 3
dan 4) bertujuan untuk:
- Menanamkan nilai-nilai toleransi dan menghargai
keberagaman budaya di Indonesia.
- Memperkenalkan keunikan budaya lokal Madura kepada
siswa Fase B.
- Meningkatkan rasa cinta terhadap budaya Indonesia
melalui pengalaman langsung mengenal adat, tradisi, dan seni Madura.
- Membentuk karakter siswa yang menghormati keberagaman
dan mempraktikkan nilai gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.
Susunan
Tim Pelaksana P5 Fase B
Kegiatan P5 ini tidak lepas dari
peran tim pelaksana yang kompeten, yaitu:
- Ibu Ernaningsih, S.Pd
- Ibu Triyana Agustina, S.Pd.SD
- Ibu Wildatus Sofiah, S.Pd.I
- Ibu Dinda Purnama Adi Putri, S.Pd
Dengan kolaborasi yang solid,
kegiatan ini dirancang secara menyenangkan dan mendidik untuk siswa.
Pelaksanaan
P5 Fase B di SDN Banjar Timur I
Pelaksanaan kegiatan P5 untuk Fase B
dilaksanakan setiap hari kamis selama satu semester. Kegiatan dilaksanakan
dengan berbagai aktivitas yang menarik untuk siswa. Berikut merupakan urutan
kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 16 Januari 2025:
1.
Senam Anak Indonesia Hebat
Kegiatan dimulai dengan senam pagi bertajuk Anak Indonesia Hebat. Senam ini bertujuan untuk memberikan energi positif, meningkatkan semangat siswa, dan mempersiapkan fisik serta mental mereka untuk mengikuti kegiatan selanjutnya.
2.
Pengenalan Tema P5 untuk Fase B
Setelah senam, para guru memberikan
pengantar tentang tema P5, yaitu “Bhinneka Tunggal Ika”. Melalui sesi
ini, siswa diajak memahami pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman
budaya Indonesia.
3.
Pengenalan Budaya Madura Secara Singkat
Para guru memperkenalkan budaya
Madura, seperti pakaian adat, makanan khas, dan keunikan bahasa daerahnya.
Penjelasan ini dirancang sederhana namun menarik, sehingga siswa lebih mudah memahami
keunikan budaya Madura.
4.
Pengenalan Adat Istiadat di Madura
Dalam sesi ini, siswa diajak
mendalami berbagai adat istiadat Madura, seperti tradisi Karapan sapi,
pernikahan adat, hingga filosofi gotong royong masyarakat Madura. Para guru
menyampaikan materi ini dengan memanfaatkan media visual seperti video dan
gambar.
5.
Diskusi dan Berbagi Pengalaman tentang Adat Istiadat Gotong Royong
Siswa diajak berdiskusi mengenai
pengalaman mereka terkait adat istiadat gotong royong yang ada di lingkungan
masing-masing. Sesi ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan
kerjasama dalam kehidupan sehari-hari.
6.
Mengenal Kesenian Madura: Fokus pada Seni Tari
Sesi terakhir merupakan bagian yang
paling menarik, yaitu mengenal seni tari khas Madura. Guru memperkenalkan
tarian Ronding Madura, tarian khas yang menggambarkan semangat dan jiwa
masyarakat Madura. Siswa diajarkan dasar-dasar gerakan tari ini, kemudian
mereka mempraktikkannya bersama-sama.
Manfaat
Kegiatan P5 Tema “Bhinneka Tunggal Ika”
Kegiatan P5 dengan tema “Bhinneka
Tunggal Ika” memberikan manfaat yang besar bagi siswa, antara lain:
- Memperkuat pemahaman siswa tentang pentingnya menjaga
persatuan dalam keberagaman budaya.
- Memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam
mengenal budaya lokal Madura.
- Membantu siswa mengembangkan rasa cinta tanah air dan
menghormati budaya Indonesia.
- Melatih kemampuan siswa dalam bekerja sama melalui
diskusi dan praktik seni tari.
Refleksi
dan Evaluasi
Setelah kegiatan selesai, guru
melakukan evaluasi terhadap keterlibatan dan pemahaman siswa selama kegiatan
berlangsung. Hasil evaluasi menunjukkan antusiasme siswa yang tinggi, terutama
dalam mempraktikkan seni tari Ronding Madura. Hal ini menjadi bukti
bahwa pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman memberikan dampak yang
positif pada pembentukan karakter siswa.
Penutup
Pelaksanaan P5 di SDN Banjar Timur I
dengan tema “Bhinneka Tunggal Ika” merupakan langkah konkret dalam
membangun Profil Pelajar Pancasila yang mencintai keberagaman budaya Indonesia.
Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk mendukung pembelajaran
yang menyenangkan dan bermakna.
Bagikan artikel ini kepada
teman-teman Anda agar semakin banyak yang terinspirasi untuk mengembangkan
kegiatan P5 di sekolah!
#ProfilPelajarPancasila #BhinnekaTunggalIka #BudayaMadura #P5SD #PendidikanKarakter

