Pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SDN Banjar Timur I Tahun Pelajaran 2024/2025 Semester II

Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan salah satu inovasi dalam Kurikulum Merdeka yang dirancang untuk mengembangkan karakter dan kompetensi pelajar Indonesia sesuai nilai-nilai Pancasila. Di SDN Banjar Timur I, pelaksanaan P5 tahun pelajaran 2024/2025 semester II mengangkat tema “Bhinneka Tunggal Ika”. Tema ini bertujuan memperkuat pemahaman dan kecintaan siswa terhadap keberagaman budaya Indonesia. Berikut adalah rincian pelaksanaan P5 di SDN Banjar Timur I.

Tujuan Pelaksanaan P5 dengan Tema “Bhinneka Tunggal Ika”

  1. Meningkatkan pemahaman siswa terhadap keberagaman budaya Indonesia, khususnya budaya Sumatera, Madura, dan Jawa.
  2. Menanamkan rasa cinta tanah air melalui pengenalan budaya lokal dan nasional.
  3. Mengembangkan sikap toleransi, kerja sama, dan rasa saling menghormati antarsiswa.
  4. Membekali siswa dengan kemampuan berpikir kritis dan kreatif dalam menyikapi keberagaman.

Tahapan dan Pelaksanaan P5 Berdasarkan Fase Pelaksanaan P5 di SDN Banjar Timur I dilakukan berdasarkan fase perkembangan siswa, yang mencakup Fase A, B, dan C. Berikut adalah penjelasan lengkap pelaksanaannya:

Pelaksanaan P5 Fase B : Mengenal Kebudayaan Madura

Fase A: Mengenal Budaya Sumatera

Tim Pelaksana:

  • Ibu Sunarsih, S.Pd.SD
  • Ibu Asmi, S.Pd.SD
  • Ibu Ellya Kusbandiyana, S.Pd
  • Ibu Raudhatul Jannah, M.Pd.I
  • Bapak Homaisyi, S.Pd.I

Jadwal: Hari Rabu
Kegiatan Utama:

  • Pengenalan Seni dan Tari Tradisional Sumatera: Siswa belajar tari tradisional seperti Tari Piring dari Sumatera Barat.
  • Pembuatan Kerajinan Tangan: Siswa membuat miniatur rumah adat Sumatera, seperti Rumah Gadang.
  • Pembelajaran Kuliner Tradisional: Siswa mengenal masakan khas Sumatera, seperti pempek dan rendang.

Hasil yang Diharapkan:

  • Siswa mampu menyebutkan keunikan budaya Sumatera.
  • Siswa dapat menampilkan tari tradisional Sumatera dengan gerakan dasar yang benar.
  • Siswa memahami nilai-nilai kearifan lokal dari budaya Sumatera.
Pelaksanaan P5 Fase A : Mengenal Budaya Sumatera


Fase B: Mengenal Budaya Madura

Tim Pelaksana:

  • Ibu Ernaningsih, S.Pd
  • Ibu Triyana Agustina, S.Pd.SD
  • Ibu Wildatus Sofiah, S.Pd.I
  • Ibu Dinda Purnama Adi Putri, S.Pd

Jadwal: Hari Kamis
Kegiatan Utama:

  • Pengenalan Adat istiadat Madura secara umum: Siswa mempelajari dan mendiskusikan adat istiadat yang ada di Madura, seperti Karapan Sapi, Upacara Rokat, Gotong Royong dan adat pernikahan.
  • Pengenalan Seni dan Tari Tradisional Sumatera: Siswa belajar tari tradisional seperti Tari Ronding, tari muang sangkal, tari monduk majeng, tari gelang ro’om, dll.
  • Pengenalan Tempat Wisata, Kuliner, dan Baju Daerah Madura: Siswa mengenal berbagai macam tempat wisata Madura, kuliner dan baju daerah Madura.

Hasil yang Diharapkan:

  • Siswa memahami berbagai adat istiadat Madura sebagai bagian dari identitas budaya Madura.
  • Siswa dapat menampilkan tari tradisional Madura dengan gerakan dasar yang benar.
  • Siswa memahami nilai-nilai kearifan lokal dari budaya Madura.

Fase C: Mengenal Budaya Jawa

Tim Pelaksana:

  • Bapak Deddi Kurniawan, S.Pd
  • Ibu Haerati, S.Pd
  • Ibu Risvina Melvi Auliya, S.Pd
  • Bapak Novan Suhaymi Sya’ban

Jadwal: Hari Sabtu
Kegiatan Utama:

  • Pengenalan Seni dan Tari Tradisional Jawa: Siswa belajar tari tradisional seperti jaranan, tari gambyong, tari gandrung, dll.
  • Pembuatan Kerajinan Tangan: Siswa membuat wayang golek secara sederhana..
  • Pembelajaran Kuliner Tradisional: Siswa mengenal masakan khas jawa, seperti Getuk, Rawon, dll.

Hasil yang Diharapkan:

  • Siswa mampu menyebutkan keunikan budaya Jawa.
  • Siswa dapat menampilkan tari tradisional Jawa dengan gerakan dasar yang benar.
  • Siswa memahami nilai-nilai kearifan lokal dari budaya Jawa.

Kolaborasi Guru Kelas dan Guru Mata Pelajaran

Pelaksanaan P5 di SDN Banjar Timur I melibatkan kolaborasi antara guru kelas dan guru mata pelajaran. Kolaborasi ini bertujuan memastikan integrasi pembelajaran yang menyeluruh dan efektif. Guru kelas berperan sebagai fasilitator utama, sementara guru mata pelajaran memberikan pendampingan dalam kegiatan yang membutuhkan keahlian khusus, seperti seni dan budaya.

Manfaat Pelaksanaan P5 bagi Siswa

  • Peningkatan Wawasan Budaya: Siswa mengenal keragaman budaya nusantara yang kaya.
  • Penguatan Karakter Positif: Siswa belajar menghargai perbedaan, bekerja sama, dan saling menghormati.
  • Pengembangan Kreativitas: Melalui berbagai kegiatan seni dan budaya, siswa dilatih untuk berpikir kreatif.
  • Peningkatan Rasa Nasionalisme: Pemahaman terhadap budaya lokal membantu siswa mencintai bangsa dan negara.

Evaluasi dan Penilaian Kegiatan

Setiap fase akan dievaluasi melalui penilaian berbasis proyek. Guru menilai keterlibatan siswa dalam kegiatan, hasil karya, dan pemahaman mereka terhadap materi yang disampaikan. Penilaian ini tidak hanya bersifat kognitif, tetapi juga mencakup aspek afektif dan psikomotorik.

Kesimpulan

Pelaksanaan P5 dengan tema “Bhinneka Tunggal Ika” di SDN Banjar Timur I menjadi langkah nyata dalam membangun karakter pelajar yang menghargai keberagaman budaya Indonesia. Melalui berbagai kegiatan menarik yang terintegrasi dengan pembelajaran, siswa tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan, tetapi juga nilai-nilai kehidupan yang penting untuk masa depan mereka.


#BhinnekaTunggalIka #ProfilPelajarPancasila #P5SDNBanjarTimurI #KeberagamanBudaya #PendidikanKarakterIndonesia

Wildatus sofiah

Guru PAI, Penulis, dan Pembaca Puisi.

Previous Post Next Post

نموذج الاتصال